Posted by: alvianiqbal | February 21, 2009

Thinking Out of Box (Bag. I)

Berpikir atau sejenak memikirkan apa saja yang perlu dipikirkan berkaitan dengan sesuatu yang belum terpikirkan oleh pengalaman intelektualku, spiritualku, wacanaku, paradigmaku, etikaku, emosionalku, estetikaku, sosialku, putih dan hitamku.

Bermula dari seseorang yang mengajakku untuk melihat (dalam arti luas) sesuatu di luar diriku sendiri. Orang itu adalah Pak Umar Lubis manajer Majalah Alo Indonesia, satu-satunya majalah nasional yang berbahasa Arab. Sampai sekarang kalimat ajakan itu terus mengiang di alam bawah sadarku. Hingga baru pada kesempatan ini aku dapat menuliskan dan mencoba memaparkan apa saja di luar diriku yang belum aku pikirkan, tidak aku pikirkan atau telah salah aku pikirkan.

Tanggal 2 Februari 2009 sebuah kecelakaan menimpa adik dan keponakanku tercinta. Sepulang membeli bakso menuju rumah, motor adikku diseruduk oleh kawanan para pemabuk berjumlah 2 motor 3 orang. Adikku ditabrak dari belakang oleh 2 motor secara beruntun. Pertama-tama motor adikku ditabrak hingga adikku terpelanting jatuh di sisi kanan motornya. Tidak lama kemudian motor kedua menyeruduk punggung adikku yang ketika itu duduk merangkul keponaknnya yang berumur 4 tahun hingga tidak sadarkan diri. Luka darah dan memar mewarnai punggung adikku. Naas memang. Menyakitkan tentu. Tapi lebih menyakitkan lagi kawanan penabrak ternyata dalam keadaan mabuk alias teler berat dan mereka lari dari tanggung jawab. Demikian juga polisi tidak dapat berbuat banyak. Sayang.

Dari sinilah awal munculnya keinginanku untuk menuliskan segala hal yang belum, tidak dan telah salah aku pikirkan. Diantaranya;

  1. Di luarku ada hitam juga ada putih tentunya
  2. Di luarku ada metafisika juga ada fisika nyatanya
  3. Di luarku ada perbedaan juga ada persatuaan inginnya
  4. Di luarku ada kebenaran-kebenaran “tanpa juga ada….nya”

Di luarku ada hitam juga ada putih tentunya

Sudah saatnya aku memutar otak, meyakinkan fahamku akan perubahan pola pikir dan sudut pandang sempitku bahwa di luarku ada hitam, tidak semua orang berprilaku baik, bahkan ada orang-orang jahat yang sadar dengan kejahatannya namun mereka menikmati kejahatannya tersebut dengan cara menipu orang lain demi uang, penghormatan, jabatan, gengsi dan lain sebagainya dari unsur keduniaan. Tidak jarang demi alasan-alasan ini mereka menghalalkan segala cara. Kenapa hal ini terjadi? mungkin mereka gelap mata hatinya, gelap keimanannya bahwa Tuhan mengawasi mereka. Bahwa akan ada siksa dan pahala, akan ada surga dan neraka. Surga dan neraka tidak nyata dalam relung hatinya. Surga dan neraka mereka anggap omong kosong para juru dakwah di masjid-masjid, majlis taklim dan televisi saja. Ya, mereka anggap surga dan neraka hanya ada di mulut-mulut juru dakwah tidak di alam akhirat kelak. Memprihatikan.

Apabila demikian adanya maka sikap waspada patut dikedepankan dan ditumbuhkan dalam kehidupan di dunia ini. Karena memang hitam diciptakan untuk mengimbangi putih. Putih dalam arti kebaikan yang dimengerti, difahami dan diamalkan dalam kehidupan nyata demi kehidupan selanjutnya yang kekal abadi selamanya, surga atau neraka. Sebuah pilihan yang teramat jelas bedanya, sejelas perbedaan antara warna hitam dan warna putih.

Pilih hitam sama juga memilih neraka. Pilih putih tak jauh beda memilih surga, negeri impian setiap pemuja kedamaian dan kesalehan bersama.

Alangkah indah bilamana hanya putih yang memenuhi alam dunia. Tapi keniscayaan hitam tidak bisa dipisahkan, demi ujian bagi hamba-hamba Tuhan yang telah menghadirkan Hitam dan Putih. Supaya kita masuk surga bukan dengan cuma-cuma tapi dengan kerja keras melalui ujian-ujian nyata, dengan memilih warna kita, hitam atau putih.

Sadarkah aku bahwa makhluk Tuhan diciptakan berbeda-beda! Mulai dari bentuk tubuh; tinggi pendeknya, cantik buruk parasnya, warna kulit dan bahasanya, hingga sifat dan prilakunya! Dan yang tidak kalah menarik untuk dipikirkan adalah perbedaan latar belakangnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: